Print Environment Assessment membantu melihat kondisi fleet, biaya, security, service, supplies dan workflow
Print environment yang berjalan setiap hari belum tentu sudah terkelola secara optimal. Jumlah perangkat, volume cetak, biaya, security, service, supplies, dan workflow dapat berkembang tanpa selalu terlihat sebagai satu kesatuan.
Print Environment Assessment membantu melihat kondisi fleet, biaya, security, service, supplies, dan workflow. Hasilnya ditampilkan dalam bentuk Print Health Score™.
Assessment dilakukan melalui 15 pertanyaan sederhana yang mencakup lima area utama. Assessment melihat kondisi print environment dari:

Melihat jumlah perangkat, tingkat penggunaan, dan apakah distribusi mesin sudah sesuai kebutuhan user.

Melihat seberapa jelas perusahaan memahami biaya print, penggunaan color/mono, service, dan supplies.

Melihat bagaimana akses user, dokumen sensitif, authentication, dan konfigurasi security dikelola.

Melihat kesiapan service, response time, histori gangguan, dan kelangsungan operasional saat perangkat bermasalah.

Melihat monitoring toner, ketersediaan supplies, proses scan, dan alur dokumen setelah print atau scan.
Hasilnya membantu menunjukkan area yang sudah terkelola dengan baik dan bagian yang masih perlu mendapat perhatian.
Jawab seluruh pertanyaan berdasarkan kondisi yang berjalan saat ini.
Tidak diperlukan data teknis yang rumit.
Jawab 15 pertanyaan berikut untuk melihat kondisi awal fleet, biaya, security, service, supplies dan workflow perusahaan.
Gunakan hasil assessment sebagai gambaran awal untuk menentukan area yang perlu diperbaiki lebih dahulu. Tim Nusaprint dapat membantu meninjau hasil tersebut dan menentukan langkah berikutnya sesuai kondisi print environment perusahaan.
Hasil assessment ditampilkan dalam skala 0–100.
Score memberikan gambaran tingkat visibility dan control terhadap lingkungan print.
Visibility terhadap kondisi fleet masih terbatas.
Fokus utama: Gain Visibility
Sebagian proses sudah tersedia, tetapi pengelolaan belum konsisten.
Fokus utama: Build Control
Fleet mulai dikelola secara lebih terstruktur.
Fokus utama: Optimize
Pengelolaan perangkat, service, security, dan workflow sudah lebih terintegrasi.
Fokus utama: Automate
Print environment sudah memiliki visibility dan control yang lebih matang.
Fokus utama: Continuous Improvement
Print Health Score™ tidak digunakan untuk menentukan apakah sebuah mesin masih bagus atau harus diganti.
Score melihat lingkungan print secara lebih luas.
Nilai yang rendah dapat berasal dari:
Karena itu hasil assessment lebih tepat digunakan sebagai dasar untuk menentukan prioritas perbaikan.
Print Health Score™ tidak digunakan untuk menentukan apakah sebuah mesin masih bagus atau harus diganti.
Score melihat lingkungan print secara lebih luas.
Nilai yang rendah dapat berasal dari:
Karena itu hasil assessment lebih tepat digunakan sebagai dasar untuk menentukan prioritas perbaikan.
Hasil assessment juga menunjukkan score pada setiap area dan dua prioritas utama.
Langkah berikutnya dapat berupa:
Tidak semua perubahan harus dilakukan sekaligus.
Mulai dari area yang memberikan dampak paling besar terhadap operasional.
Ketika jumlah perangkat, user, dan lokasi bertambah, pengelolaan print environment menjadi lebih kompleks.
Managed Print Services Nusaprint membantu mengelola perangkat sebagai satu fleet dengan pendekatan yang mencakup monitoring, service, supplies, security, policy, dan workflow.
Print Environment Assessment dapat menjadi titik awal sebelum menentukan langkah pengelolaan berikutnya.
Jika hasil assessment menunjukkan area yang perlu diperbaiki, tim Nusaprint dapat membantu melihat kondisi tersebut lebih lanjut.
Siapkan informasi dasar seperti:
© 2026 Nusaprint Dokumen Solusindo