MANAGED PRINT SERVICES · NUSAPRINT

Managed Print Services.
Lingkungan cetak lebih terarah.

Kelola perangkat, supplies, layanan teknis, keamanan, dan biaya cetak sebagai satu sistem yang terkoordinasi. Mulai dari kondisi nyata perusahaan, lalu tingkatkan pengelolaannya secara berkelanjutan.

Bali · Surabaya · Malang · Jakarta

Ilustrasi pengelolaan Managed Print Services Nusaprint
PERANGKAT + PROSES + LAYANANSatu lingkungan cetak.
Pengelolaan yang saling terhubung.

MEMAHAMI MANAGED PRINT SERVICES

Dari perangkat yang tersebar menjadi sistem yang terkelola.

Managed Print Services (MPS) adalah pendekatan pengelolaan lingkungan cetak perusahaan yang menggabungkan perangkat, teknologi, proses, dan layanan pendukung.

Printer digunakan oleh banyak divisi, tetapi tanggung jawab atas biaya, supplies, perbaikan, dan keamanan sering tersebar. Ketika jumlah pengguna atau lokasi bertambah, koordinasi tersebut menjadi semakin penting.

MPS membantu membangun gambaran menyeluruh: perangkat apa yang digunakan, seberapa besar volumenya, siapa penggunanya, komponen biaya apa yang muncul, dan kendala mana yang perlu diprioritaskan.

Tujuannya adalah menyediakan dasar pengambilan keputusan yang lebih terukur. Penambahan perangkat, perubahan kapasitas, penataan workflow, atau penguatan keamanan kemudian dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional.

TANDA PENGELOLAAN PERLU DITINJAU

Apakah kondisi ini terjadi di perusahaan Anda?

01

Biaya sulit dipetakan

Pengeluaran toner, suku cadang, perangkat, dan layanan tersebar sehingga total biaya cetak belum terlihat dengan jelas.

02

Gangguan berulang

Tim harus berulang kali mengurus printer bermasalah, supplies, atau koordinasi teknis di beberapa lokasi.

03

Kontrol belum konsisten

Penggunaan warna, akses dokumen, penempatan perangkat, dan laporan belum mengikuti aturan yang terkoordinasi.

CAKUPAN PENGELOLAAN

Enam bagian yang bekerja sebagai satu kesatuan.

Cakupan MPS disusun berdasarkan perangkat, lokasi, risiko, dan kebutuhan perusahaan. Komponen yang disertakan perlu dinyatakan dengan jelas dalam penawaran serta kontrak.

01

Perangkat & penempatan

Printer dan MFP A3/A4, mono/color, dipilih berdasarkan jumlah pengguna, volume, fungsi, dan lokasi kerja. Distribusi perangkat dievaluasi agar kapasitas tidak menumpuk di satu area sementara area lain kekurangan.

Fleet management
02

Supplies & pemeliharaan

Kebutuhan toner, consumables, dan suku cadang dikoordinasikan bersama pemeliharaan perangkat. Monitoring membantu merencanakan pengadaan dan tindakan teknis berdasarkan kondisi penggunaan.

Monitoring toner
03

Monitoring & pelaporan

Data volume, utilisasi, penggunaan warna, dan histori layanan menjadi dasar evaluasi. Laporan membantu perusahaan membandingkan kondisi awal dengan perubahan yang telah dijalankan.

Print analytics
04

Keamanan & akses

Autentikasi pengguna, secure print, kontrol akses, dan pencatatan aktivitas dapat diterapkan sesuai perangkat, software, serta kebutuhan organisasi. Kebijakan disusun bersama tim yang bertanggung jawab.

Keamanan dokumen
05

Biaya & kebijakan

Pengeluaran perangkat, supplies, layanan, dan komponen kontrak ditinjau sebagai satu kesatuan. Aturan penggunaan, kuota, serta kebutuhan pengecualian perlu dipahami agar biaya dapat dibandingkan secara adil.

Cost per page
06

Workflow & lifecycle

Alur scan, penamaan file, distribusi dokumen, serta pembaruan perangkat direncanakan sesuai proses kerja. Kebutuhan integrasi dan software, termasuk PaperCut, dievaluasi berdasarkan konfigurasi yang digunakan.

Document workflow

PROSES YANG BERKELANJUTAN

Pemasangan perangkat adalah awal dari pengelolaan.

Siklus kerja membantu menghubungkan kebutuhan bisnis dengan konfigurasi perangkat, pelaksanaan layanan, dan evaluasi hasil. Setiap tahap memberikan informasi untuk keputusan berikutnya.

  1. 01

    Discover

    Pahami kebutuhan bisnis

    Identifikasi lokasi, pengguna, proses dokumen, kendala, dan pihak yang bertanggung jawab atas lingkungan cetak.

  2. 02

    Assess

    Bangun baseline

    Petakan perangkat, volume, biaya, supplies, keamanan, dan kondisi layanan sebelum menentukan perubahan.

  3. 03

    Design

    Susun rancangan solusi

    Tentukan kapasitas, penempatan perangkat, kebijakan akses, serta cakupan layanan yang sesuai kebutuhan.

  4. 04

    Implement

    Jalankan secara terencana

    Koordinasikan instalasi, konfigurasi, pengujian fungsi, dan pengenalan penggunaan agar transisi lebih terkendali.

  5. 05

    Monitor

    Pantau penggunaan

    Amati volume, kondisi perangkat, kebutuhan supplies, serta kejadian layanan sebagai bahan evaluasi.

  6. 06

    Optimize

    Perbaiki berdasarkan data

    Tinjau penempatan, kapasitas, pengaturan, dan pola penggunaan ketika ditemukan ketidaksesuaian atau perubahan kebutuhan.

  7. 07

    Report

    Tinjau hasil bersama

    Sajikan data dan prioritas tindakan kepada pihak terkait. Bedakan kondisi aktual, target, dan pekerjaan yang masih berjalan.

  8. 08

    Improve

    Ulangi evaluasi

    Sesuaikan pengelolaan ketika organisasi berkembang, lokasi bertambah, atau kebutuhan keamanan dan workflow berubah.

NILAI UNTUK BISNIS

Pengelolaan yang baik memberi dasar untuk perbaikan.

Nilai MPS dilihat dari perubahan pada proses kerja: visibilitas yang lebih baik, koordinasi yang lebih jelas, serta keputusan perangkat dan biaya yang dapat dievaluasi kembali.

Besarnya dampak bergantung pada kondisi awal, implementasi, dan disiplin pengelolaan. Target dan indikator keberhasilan sebaiknya ditetapkan bersama sejak awal.

  • Finance: dasar evaluasi biaya dan anggaran yang lebih terstruktur.
  • IT: pembagian tanggung jawab teknis serta kontrol akses yang lebih jelas.
  • Procurement: cakupan perangkat dan layanan yang dapat dibandingkan.
  • GA & Operations: koordinasi supplies, pemeliharaan, dan penempatan perangkat.
  • Manajemen: laporan penggunaan dan prioritas perbaikan sebagai dasar keputusan.

MPS DALAM PRAKTIK

Kenali pendekatan pengelolaan cetak.

Video pada kanal Nusaprint memperkenalkan Managed Print Services untuk lingkungan kerja modern. Gunakan sebagai pengantar sebelum membahas kebutuhan dan cakupan layanan perusahaan Anda.

Tonton Video MPS
Managed Print Services

Video pengantar · Kanal Nusaprint

MULAI DARI BASELINE

Sudah tahu prioritas lingkungan cetak Anda?

Print Environment Assessment berisi 5 pertanyaan untuk memperoleh gambaran awal tentang perangkat, biaya, keamanan, layanan, dan workflow.

Hasilnya membantu memulai diskusi; rekomendasi perangkat dan layanan tetap perlu mempertimbangkan kondisi yang lebih lengkap.

DUKUNGAN NUSAPRINT

Cakupan wilayah dan layanan perlu jelas sejak awal.

Nusaprint memiliki basis operasional di Denpasar, Surabaya, dan Malang. Untuk Jakarta, aktivitas pemasaran melalui partner lokal, dengan penyediaan unit serta dukungan purnajual dikoordinasikan Nusaprint sesuai kontrak.

Kenali Nusaprint lebih dekat

Response Time Service

Hingga 3 jam bagi customer kontrak dalam radius 10 km dari kantor layanan terdekat, mengikuti ketentuan layanan.

Waktu respons berbeda dengan waktu penyelesaian gangguan. Cakupan lokasi, jam layanan, akses, ketersediaan suku cadang, dan tingkat gangguan perlu dijelaskan dalam kontrak.

Baca ketentuan RTS

PERTANYAAN UMUM

Sebelum menentukan layanan MPS.

Apa perbedaan MPS dengan sewa printer?

Sewa berfokus pada penyediaan perangkat dengan skema biaya tertentu. MPS dapat mencakup pengelolaan fleet, monitoring, supplies, layanan teknis, keamanan, kebijakan, dan evaluasi. Keduanya dapat digabungkan; yang perlu diperiksa adalah cakupan pekerjaan dalam kontrak.

Apakah semua perangkat harus diganti?

Penambahan atau penggantian perangkat perlu didasarkan pada kondisi, kapasitas, dukungan teknis, kompatibilitas, dan kebutuhan operasional. Assessment membantu menentukan perangkat mana yang masih sesuai dan area mana yang memerlukan perubahan.

Apa saja yang memengaruhi biaya?

Jumlah dan jenis perangkat, volume mono/color, lokasi, durasi kontrak, fitur, kebutuhan software, serta cakupan layanan memengaruhi penawaran. Perbandingan biaya per halaman harus menggunakan komponen dan kondisi yang sebanding.

Apakah keamanan dan software termasuk otomatis?

Fitur keamanan, autentikasi, pelaporan, dan workflow mengikuti kemampuan perangkat, lisensi software, konfigurasi, serta layanan yang disepakati. Kebutuhan integrasi dengan sistem perusahaan perlu dibahas sebelum implementasi.

Data apa yang perlu disiapkan untuk konsultasi?

Siapkan lokasi, perkiraan jumlah pengguna dan perangkat, volume cetak bila tersedia, kebutuhan warna atau ukuran kertas, kendala utama, serta target waktu. Data perkiraan dapat digunakan untuk memulai diskusi dan kemudian divalidasi bersama.

LANGKAH BERIKUTNYA

Mulai dari kebutuhan perusahaan Anda.

Sampaikan lokasi, perkiraan volume cetak, dan kendala utama. Kami bantu menentukan langkah yang sesuai.

Wawasan Terbaru

Bahasa / Language